Demam Tinggi Bantu Anak Melawan Infeksi

Bismillah..

Informasi ini sangat penting buat ibu-ibu yang memiliki anak kecil atau bayi dirumah, ternyata demam tak selamanya jahat lo..tidak percaya, silahkan baca informasi dibawah ini.

Penulis : Lusia Kus Anna | Selasa, 20 November 2012 | 11:07 WIB

 

TERKAIT: Demam Tinggi Bisa Merusak Otak Bayi? Jangan Keliru Mengompres Anak Demam Waspadai Selalu Demam Berdarah Kejang Demam Anak, Jangan Diremehkan Jangan Berlebihan Kompas.com – Demam termasuk dalam “penyakit” langganan anak-anak. Meski kerap membuat orangtua cemas, tetapi para ahli menyarankan agar orangtua tidak buru-buru memberikan obat penurun panas saat anak demam karena peningkatan suhu tubuh itu diperlukan anak untuk melawan infeksi dalam tubuhnya. Para dokter anak di Amerika mengungkapkan bahwa demam tinggi pada anak-anak sebenarnya adalah mekanisme untuk membuat anak mengurangi aktivitasnya, istirahat, dan tidur, hal yang penting untuk memulihkan kondisi tubuh. “Banyak orangtua yang menelepon dokternya dengan panik saat anaknya demam tinggi. Padahal, demam bisa menjadi ‘teman’ bagi anak,” Hannah Chow-Johnson, asisten profesor di Loyola University Chicago Stritch School of Medicine.

Ia menjelaskan, demam akan membantu anak pulih lebih cepat, terutama jika ia terkena infeksi virus. “Saya kadang berharap ada termometer yang bisa mengukur apakah peningkatan suhu tubuh itu ‘demam’ atau ‘bukan demam’ sehingga orangtua tak khawatir berlebihan,” katanya. Sebelumnya tim peneliti dari Great Ormond Street Hospital mengungkapkan, memberikan obat penurun panas terlalu awal bisa memperlampat proses pemulihan. Temperatur tubuh yang tinggi justru membantu melawan bakteri dan patogen penyebab sakit.

Demam didefinisikan sebagai suhu tubuh di atas 37,5 derajat Celcius dan bisa menjadi tanda ada sesuatu yang serius. Orangtua disarankan untuk mencari pertolongan medis jika suhu tubuh anak mencapai 40 derajat Celcius. Terutama bila anak tampak mengantuk, menggigil, atau kesulitan bernapas. Kebanyakan demam disebabkan oleh infeksi virus sehingga bisa sembuh sendiri dalam beberapa hari. Tubuh anak akan mengontrol sendiri suhunya dan terus berfluktuasi apa pun yang kita lakukan. Saat anak demam tidur nyenyak, sebaiknya orangtua tidak membangunkannya untuk memberikan obat karena tidur lebih diperlukan tubuhnya. Yang perlu dilakukan orangtua adalah membuat anak nyaman, bukan menurunkan demamnya. Berikan obat penurun demam hanya jika anak tampak tidak nyaman, bukan untuk menurunkan suhu tubuhnya.

Ada kondisi dimana orangtua harus mencari bantuan medis saat anak mengalami demam, yakni jika anak berusia di bawah 8 minggu dan suhu tubuhnya mencapai 38 derajat Celcius, anak yang sedang menjalani kemoterapi atau memiliki kekebalan tubuh rendah. Waspadai pula jika tidak ada penyebab demam yang tampak, seperti tidak batuk, pilek, dan demam sudah berlangsung lebih dari tiga hari. Jika demam anak berlangsung lebih dari lima hari, bawalah anak ke dokter, bahkan jika anak tampak baik.

Sumber : Dailymail

Copas dari: Kompas.com