Arsip

Surat Terbuka dari Jurnalis Wanita Amerika untuk Wanita Muslimah…

Bismillah..

Surat terbuka ini pertama kali saya baca ketika awal mula saya mengenal dakwah salafi..surat ini diterjemahkan dari situs: tribes.tribe.net, dan diterbitkan  oleh beberapa situs Arab. MasyaALLAH..betapa indahnya islam yang selalu memuliakan para wanita dan selalu menjunjung tinggi derajat para wanita..karena hakikatnyakebahagiaan seorang wanita adalah berada di rumah dan menjadi istri yang baik untuk suaminya dan menjadi ibu yang baik untuk anak-anaknya..ga percaya baca deh surat terbuka dibawah ini..seorang wanita dari amerika yang menceritakan kehidupan para wanita amerika yang menjunjung tinggi paham feminisme…

lonely flower

Joanna Francis menulis :

Surat kepada seorang perempuan muslim yang berpindah dari agama Kristen

Sejak awal ketika Zionis mendeklarasikan “perang melawan teror”, dunia Islam adalah tema utama yang dibahas oleh setiap rumah di Amerika. Saya melihat pembantaian, kematian dan kehancuran yang terjadi di Lebanon. Selain itu, saya juga melihat sesuatu yang lain: Saya melihat kalian.

Saya tidak bisa tidak memperhatikan bahwa hampir setiap wanita yang saya lihat tersebut dalam keadaan menunggu kelahiran bayi atau selalu dikelilingi oleh anak-anak. Saya bisa melihat bahwa meskipun perempuan ini berpakaian sederhana, kecantikan mereka masih bersinar melalui pakaian yang mereka pakai. Tapi saya tidak hanya melihat keindahan tersebut dari luar. Saya juga merasakan sesuatu yang aneh dari cara berpakaian mereka, yaitu rasa iri dari dalam diri saya.

Saya tidak bisa tidak mengagumi martabat kalian, keindahan, kesopanan, dan semua itu memancarkan kebahagiaan dari diri kalian. Ya, ini aneh, tapi saya sadar,  bahkan di bawah pemboman yang terus menerus, kalian masih tampak lebih bahagia daripada kami, karena kalian masih hidup di alam kehidupan perempuan. Perempuan yang hidup dari zaman dahulu kala, dari awal alam semesta. Di Barat, perempuan juga mengikuti pola hidup seperti ini pada tahun 60-an, ketika kita juga berada dalam peperangan. Tapi saat kami terlibat peperangan dengan amunisi yang tidak nyata, dengan penipuan yang licik dan pembusukan moral.

Orang-orang Amerika, bukan saja berperang dengan jet atau tank, tetapi juga dengan keberadaan Hollywood. Mereka ingin menembak kalian seperti saat dengan “amunisi yang sesungguhnya”, setelah mereka menghancurkan infrastruktur lengkap negara kalian. Saya tidak ingin ini terjadi pada kalian. Kalian akan merasa terhina, sama seperti yang kami rasakan. Kalian dapat menghindari hal ini, jika kalian mendengarkan orang-orang dari kami yang telah menderita kerugian serius dari pengaruh merusak mereka.

Karena semua produksi di Hollywood, yang kalian lihat, adalah dusta, distorsi realitas, perdukunan. Mereka menyuarakan bahwa seks bebas tidak berbahaya karena mereka berusaha menghancurkan tatanan moral masyarakat, yang kemudian menyiarkan program-program beracun mereka.

Mereka akan mencoba merayu kalian dengan film dan klip yang menarik, yang salah satunya menggambarkan kami, orang Amerika, bahagia dan puas, bangga dengan pakaian yang nampak seperti perempuan murahan dan puas bahwa kita tidak memiliki keluarga. Sebagian besar dari kami tidak bahagia, percayalah.

Jutaan orang dari masyarakat kami sedang diobati dengan antidepresan, membenci pekerjaan mereka, dan menangis pada malam hari karena orang-orang yang mengatakan bahwa mereka mencintai kami, kemudian setelah mengeksploitasi kami kemudian membuang kami. Mereka ingin menghancurkan keluarga kalian dan meyakinkan kalian untuk memiliki lebih sedikit anak-anak. Mereka menyuarakan itu semua dengan menyajikan tipu muslihat yang menunjukkan bahwa perkawinan adalah suatu bentuk perbudakan, kutukan, terlalu sederhana dan kuno. Mereka ingin kalian mempermalukan diri kalian sendiri dan kehilangan iman. Mereka terdengar seperti Iblis dan kisah tipu muslihatnya kepada Hawa (istri Adam).

Saya percaya bahwa kalian seperti batu mulia, seperti emas murni. Beberapa dari kami telah ditipu dan diajak bertanya tentang nilai kemurnian kalian. Kesucian wanita yang sangat berharga mereka tanamkan pada pikiran kami bahwa itu semua murahan. Tapi percayalah, tidak ada yang dapat menggantikan kesempatan untuk melihat dalam cermin dan melihat kemurnian, keluguan dan harga diri, kecuali ketika melihat kalian.

Gaya ala barat dirancang untuk meyakinkan kalian bahwa hal yang paling berharga dari kalian adalah seksualitas. Tapi, anehnya, gaun kalian indah dan kerudung lebih seksi daripada mode-mode ala barat, karena pakaian kalian membungkus aura misteri dan menunjukkan kesadaran dan kepercayaan diri.

Seksualitas perempuan dilindungi dari mata yang tidak layak, karena itu semua hanya boleh untuk orang yang begitu mencintai dan menghormati kalian, yang menikahi kalian. Dan karena laki-laki kalian adalah orang-orang jantan, mereka layak mendapatkan wanita yang lebih, tidak ada kekurangan dan terbaik, yaitu kalian.

Orang-orang diantara kami kini tidak lagi ingin bersih. Mereka tidak mengenali mutiara yang sangat berharga dalam diri mereka. Bukannya memilih tampilan yang anggun, mereka justru memilih mutiara yang palsu yang akan mereka campakkan pada suatu saat nanti.

Hal yang paling berharga bagi kalian adalah inner beauty (kecantikan dari dalam), Namun, saya melihat bahwa beberapa perempuan muslim bertindak secara gegabah dan mencoba segala cara untuk meniru barat, bahkan itu terjadi pada mereka yang memakai jilbab. Mengapa mereka meniru wanita-wanita yang menyesal karena martabat mereka yang hilang, atau mereka yang akan segera kehilangan itu semua? Yang tidak ada kompensasi atas semua penyesalan tersebut.

Kalian adalah berlian yang sempurna, jangan biarkan mereka menipu kalian dan mengubah kalian menjadi batu-batu. Semua yang kalian lihat di majalah mode Barat dan saluran TV, adalah dusta. Jaringan mereka adalah jaringan setan.

Saya akan membuka rahasia, kalau-kalau kalian penasaran: seks sebelum nikah begitu lumrah buat kami . Kami telah mempercayakan tubuh kami untuk laki-laki, di mana kami saling mencintai, percaya bahwa itu akan memaksa mereka untuk mencintai dan menikah dengan kami, sama seperti yang kami lihat di TV. Tetapi keyakinan keyakinan kami itu menjadi hal yang tidak menyenangkan! Ironis memang, kami hanya bisa membuang emosi kami. Hal tersebut membuat kami menangis.

Berbicara sebagai seorang wanita seorang wanita, saya pikir Kalian mengerti saya. Sebagai seorang wanita yang dapat benar-benar memahami apa yang ada dalam hati wanita lain.

Kami rasa semua benar-benar sama. Ras, agama atau kebangsaan tidak penting bagi kami. Hati wanita akan tetap sama di mana-mana. Kita semua ingin dicintai. Ini adalah yang kita rasakan sebagai hal terbaik. Kita dapat menghargai keluarga kita, menciptakan kenyamanan dan memberikan kekuatan kepada manusia-manusia yang kita cintai. Tapi kami perempuan Amerika telah tertipu, percaya bahwa kami akan bahagia, mempunyai karier, rumah sendiri, di mana seperti kalian dapat hidup sendiri, dan kebebasan untuk memberikan cinta kepada orang yang kami pilih.

Tapi ternyata apa yang kami dapat bukan kebebasan. Dan bukan pula cinta. Hanya di atas perkawinanlah, perempuan dapat damai penuh kasih sayang.

Kami diam-diam mengagumi dan iri hati pada kalian, walaupun beberapa dari kami tidak menyadari hal ini. Tolong, jangan kalian merendahkan kami dan tidak berpikir bahwa kami menikmati keadaan seperti itu. Ini bukan kesalahan kami. Sebagian besar dari kami tidak memiliki ayah yang seharusnya melindungi kami ketika kami masih muda karena keluarga kami sudah hancur. Kalian tahu siapa yang ada di balik konspirasi ini?

Jangan tertipu, saudara perempuanku. Jangan biarkan mereka memperlakukan hal itu pada Kalian. Tetaplah lugu dan murni. Kami wanita Kristen perlu melihat apa yang benar dalam kehidupan seorang wanita. Kami membutuhkan kalian untuk membantu sebagai tauladan buat kami, karena kami telah tersesat. Kami ingin kembali ke kemurnian yang kalian miliki.

Ingat: Kalian tidak dapat menekan pasta gigi untuk kembali ke dalam tabung. Jadi lindungilah kehormatan kalian! Dan saya berharap bahwa Kalian akan menerima saran ini, yang saya beritahukan kepada kalian, dalam semangat persahabatan, rasa hormat dan kagum.

Dari kakakmu-orang Kristen dengan penuh rasa cinta.

Joanna Francis – wartawan (USA)

Iklan

Apa benar Yoga itu Haram?

Pagi ini saya menonton berita tentang yoga yang telah dinyatakan oleh Mejelis Ulama Malaysia. Sebenarnya saya cukup tercengang dengan berita ini karena yang saya tau Yoga itu bisa membawa dampak kesehatan yang baik bagi tubuh manusia, saya sendiri pernah mengikuti seminar sholat khusuk dan menyatakan bahwa gerakan sholat sama seperti gerakan yoga, yang tentu saja bisa membuat tubuh kita sehat, karena gerakan-gerakan dalam yoga dapat merenggangkan otot-otot tubuh manusia dan memberikan manfaat yang banyak dalam olah tubuh manusia itu sendiri.

Namun, setelah saya ikuti beritanya lebih lanjut, ternyata dalam berita tersebut menyatakan bahwa dalam melakukan senam yoga, para pesenam juga diharuskan mengucapkan mantra-mantra yang artinya bisa membawa umat islam menuju ke arah syirik, dalam mantra-mantra tersebut mengandung ucapan-ucapan pemujaan dewa-dewa nya orang Hindu dari India. Dan hal itu diakui oleh intstruktur yoga, dia menyatakan bahwa itu adalah suatu keharusan ketika mereka melakukan senam Yoga. Well, kita semua tau kan klo hal-hal yang menjurus ke syirik sangat di haramkan dalam Islam.

Setelah ditela’ah lebih lanjut, ternyata yoga saat ini yaitu yoga yang modern, pengucapan-pengucapan mantra dalam Yoga sudah tidak dianjurkan, pengucapan-pengucapan mantra-mantra tersebut sudah tidak di wajibkan.

Overall, klo menurut saya, itu sendiri tergantung pada niat individu itu sendiri (baca para umat Muslim), karena walau bagaimanapun umat Islam sangat disarankan untuk menjaga kesehatan tubuh dan pikiran. Anyway, Kita juga punya Yoga sendiri koq, ga harus berkiblat dengan Yoganya orang Hindu, didalam gerakan sholat juga terdapat gerakan-gerakan yang menyehatkan tubuh kita lo.

Saran saya lebih baik kita menjalankan sholat lima waktu karena tidak hanya kesehatan tubuh kita saja yang kita dapatkan, kita juga bisa mendapatkan pahala yang berlimpa disamping itu kesehatan pikiran karena melalui sholat kita bisa menghindarkan diri kita dari perbuatan-perbuatan yang tidak baik dan senantiasa berpikiran positif, bagaimana mau mencoba? Silahkan ambil wudlu… dan sholatlah sebelum anda disholatkan(^_^)!

Down load Al-Qur’an Digital

alquran

ASSALAMU’ALAIKUM,

Manusia didunia diwajibkan untuk mencari ilmu, kita bisa mencari ilmu dari berbagai macam tempat mulai dari sekolah, alam, perpustakaan dan sebagainya. Pada hakikatnya manusia pasti akan kembali dalam kehadiratnya. Maka diwajibkan bagi kita untuk mendekati ridloNYA untuk membaca dan mengamalkan kitab suci kita yaitu Al-Qur’anul karim, silahkan mendownload Alqur’an digital dibawah ini dan anda pasti akan mendapatkan manfaat dari membaca Al-Qur’an dan terjemahnya, AMIIN.

al-quran digital

Kebesaran ALLAH SWT

Ya ALLAH,

sungguh besar kehadiratMu

Pantai beku ini benar-benar ada, Lokasinya jauh, deket negara Pakistan.

Kun Faya Kun………..

Apabila ALLAH SWT berkehendak maka tidak ada sesuatupun didunia ini bisa menghalangiNya.

Foto-foto dibawah ini adalah buktinya……

pantai-beku-1

pantai-beku-2

pantai-beku-3

pantai-beku-4

pantai-beku-6

pantai-beku-5

pantai-beku-7

pantai-beku-8

Setelah melihat gambar-gambar diatas marilah kita semua menambah keimanan kita, karena hanya ALLAH SWT lah maha segala-galanya.

Baca juga:

Surat Terbuka dari Jurnalis Wanita Amerika untuk Wanita Muslimah…

Bulan Sya’ban, antara Sunnah dan Bid’ah

Mendulang Mutiara hikmah dari kisah nabi Ibrahim


NAUDZUBILLAH HIMINDALID

Kisah Nyata…Tujuh kali naik Haji tidak bisa melihat Ka’bah

Sebagai seorang anak yang berbakti kepada orang tuanya, Hasan (bukan
nama sebenarnya), mengajak ibunya untuk menunaikan rukun Islam yang
kelima.

Sarah (juga bukan nama sebenarnya), sang Ibu, tentu senang dengan
ajakan
anaknya itu. Sebagai muslim yang mampu secara materi, mereka memang
berkewajiban menunaikan ibadah Haji.

Segala perlengkapan sudah disiapkan. Singkatnya ibu anak-anak ini
akhirnya
berangkat ke tanah suci. Kondisi keduanya sehat wal afiat, tak kurang
satu
apapun. Tiba harinya mereka melakukan thawaf dengan hati dan niat ikhlas
menyeru panggilan Allah, Tuhan Semesta Alam. “Labaik allahuma labaik,
aku
datang memenuhi seruanMu ya Allah”.

Hasan menggandeng ibunya dan berbisik, “Ummi undzur ila Ka’bah (Bu,
lihatlah
Ka’bah).” Hasan menunjuk kepada bangunan empat persegi berwarna hitam
itu.

Ibunya yang berjalan di sisi anaknya tak beraksi, ia terdiam. Perempuan
itu
sama sekali tidak melihat apa yang ditunjukkan oleh anaknya.
Hasan kembali membisiki ibunya. Ia tampak bingung melihat raut wajah
ibunya.
Di wajah ibunya tampak kebingungan. Ibunya sendiri tak mengerti mengapa
ia
tak bisa melihat apapun selain kegelapan. beberapakali ia mengusap-usap
matanya, tetapi kembali yang tampak hanyalah kegelapan.

Padahal, tak ada masalah dengan kesehatan matanya. Beberapa menit yang
lalu
ia masih melihat segalanya dengan jelas, tapi mengapa memasuki Masjidil
Haram segalanya menjadi gelap gulita. Tujuh kali Haji Anak yang sholeh
itu
bersimpuh di hadapan Allah. Ia shalat memohon ampunan-Nya. Hati Hasan
begitu sedih. Siapapun yang datang ke Baitulah, mengharap rahmatNYA.
Terasa
hampa menjadi tamu Allah, tanpa menyaksikan segala kebesaran-Nya, tanpa
merasakan kuasa-Nya dan juga rahmat-Nya.

Hasan tidak berkecil hati, mungkin dengan ibadah dan taubatnya yang
sungguh-sungguh, Ibundanya akan dapat merasakan anugrah-Nya, dengan
menatap
Ka’bah, kelak. Anak yang saleh itu berniat akan kmebali membawa ibunya
berhaji tahun depan. Ternyata nasib baik belum berpihak kepadanya.

Tahun berikutnya kejadian serupa terulang lagi. Ibunya kembali dibutakan
di dekat Ka’bah, sehingga tak dapat menyaksikan bangunan yang merupakan
symbol
persatuan umat Islam itu… Wanita itu tidak bisa melihat Ka’bah.
Hasan tidak patah arang. Ia kembali membawa ibunya ke tanah suci tahun
berikutnya.

Anehnya, ibunya tetap saja tak dapat melihat Ka’bah. Setiap berada di
Masjidil Haram, yang tampak di matanya hanyalah gelap dan gelap.
Begitulah keganjilan yang terjadi pada diri Sarah.. hingga kejadian itu
berulang
Sampai tujuh kali menunaikan ibadah haji.

Hasan tak habis pikir, ia tak mengerti, apa yang menyebabkan ibunya
menjadi buta di depan Ka’bah. Padahal, setiap berada jauh dari Ka’bah,
penglihatannya selalu normal. Ia bertanya-tanya, apakah ibunya punya
kesalahan sehingga mendapat azab dari Allah SWT ?. Apa yang telah
diperbuat
ibunya, sehingga mendapat musibah seperti itu ? Segala pertanyaan
berkecamuk dalam dirinya. Akhirnya diputuskannya untuk mencari seorang
alim ulama, yang dapat membantu permasalahannya.

Beberapa saat kemudian ia mendengar ada seorang ulama yang terkenal
Karena kesholehannya dan kebaikannya di Abu Dhabi (Uni Emirat). Tanpa
kesulitan
berarti, Hasan dapat bertemu dengan ulama yang dimaksud.

Ia pun mengutarakan masalah kepada ulama yang saleh ini. Ulama itu
mendengarkan dengan seksama, kemudian meminta agar Ibu dari hasan mau
menelponnya. anak yang berbakti ini pun pulang. Setibanya di tanah
kelahirannya, ia meminta ibunya untuk menghubungi ulama di Abu Dhabi
tersebut. Beruntung, sang Ibu mau memenuhi permintaan anaknya. Ia pun
mau
menelpon ulama itu, dan menceritakan kembali peristiwa yang dialaminya
di
tanah suci. Ulama itu kemudian meminta Sarah introspeksi, mengingat
kembali, mungkin ada perbuatan atau peristiwa yang terjadi padanya di
masa lalu,
sehingga ia tidak mendapat rahmat Allah. Sarah diminta untuk bersikap
terbuka, mengatakan dengan jujur, apa yang telah dilakukannya.

“Anda harus berterus terang kepada saya, karena masalah Anda bukan
masalah sepele,” kata ulama itu pada Sarah. Sarah terdiam sejenak.
Kemudian ia
meminta waktu untuk memikirkannya. Tujuh hari berlalu, akan tetapi ulama
itu tidak mendapat kabar dari Sarah. Pada minggu kedua setelah
percakapan
pertama mereka, akhirnya Sarah menelpon. “Ustad, waktu masih muda, saya
bekerja sebagai perawat di rumah sakit,” cerita Sarah akhirnya. “Oh,
bagus…..Pekerjaan perawat adalah pekerjaan mulia,” potong ulama itu…

“Tapi saya mencari uang sebanyak-banyaknya dengan berbagai cara, tidak
peduli,
apakah cara saya itu halal atau haram,” ungkapnya terus terang. Ulama
itu
terperangah. Ia tidak menyangka wanita itu akan berkata demikian.

“Disana….” sambung Sarah, “Saya sering kali menukar bayi, karena tidak
semua ibu senang dengan bayi yang telah dilahirkan. Kalau ada yang
menginginkan anak laki-laki, padahal bayi yang dilahirkannya perempuan,
dengan imbalan uang, saya tukar bayi-bayi itu sesuai dengan keinginan
mereka.”

Ulama tersebut amat terkejut mendengar penjelasan Sarah.
“Astagfirullah. …..” betapa tega wanita itu menyakiti hati para ibu
yang
diberi amanah Allah untuk melahirkan anak. bayangkan, betapa banyak
keluarga yang telah dirusaknya, sehingga tidak jelas nasabnya.

Apakah Sarah tidak tahu, bahwa dalam Islam menjaga nasab atau keturunan
sangat penting.

Jika seorang bayi ditukar, tentu nasabnya menjadi tidak jelas. Padahal,
nasab ini sangat menentukan dalam perkawinan, terutama dalam masalah
mahram
atau muhrim, yaitu orang-orang yang tidak boleh dinikahi.

“Cuma itu yang saya lakukan,” ucap Sarah. “Cuma itu ?” tanya ulama
terperangah. “Tahukah anda bahwa perbuatan Anda itu dosa yang luar
biasa,
betapa banyak keluarga yang sudah Anda hancurkan !”. ucap ulama dengan
nada tinggi.

“Lalu apa lagi yang Anda kerjakan ?” tanya ulama itu lagi sedikit kesal.
“Di rumah sakit, saya juga melakukan tugas memandikan orang mati.”
“Oh bagus, itu juga pekerjaan mulia,” kata ulama. “Ya, tapi saya
memandikan orang mati karena ada kerja sama dengan tukang sihir.”
“Maksudnya ?”. tanya ulama tidak mengerti. “Setiap saya bermaksud
menyengsarakan orang, baik membuatnya mati atau sakit, segala perkakas
sihir itu sesuai dengan syaratnya, harus dipendam di dalam tanah. Akan
tetapi
saya tidak menguburnya di dalam tanah, melainkan saya masukkan
benda-benda itu
ke dalam mulut orang yang mati.”

“Suatu kali, pernah seorang alim meninggal dunia. Seperti biasa, saya
memasukkan berbagai barang-barang tenung seperti jarum, benang dan
lain-lain ke dalam mulutnya. Entah mengapa benda-benda itu seperti
terpental, tidak
mau masuk, walaupun saya sudah menekannya dalam-dalam. Benda-benda itu
selalu kembali keluar. Saya coba lagi begitu seterusnya berulang-ulang.
Akhirnya, emosi saya memuncak, saya masukkan benda itu dan saya jahit
mulutnya. Cuma itu dosa yang saya lakukan.” Mendengar penuturan Sarah
yang datar dan tanpa rasa dosa, ulama itu berteriak marah.
“Cuma itu yang kamu lakukan ?”. “Masya Allah….!!! Saya tidak bisa
bantu
anda. Saya angkat tangan”.
Ulama itu amat sangat terkejutnya mengetahui perbuatan Sarah. Tidak
pernah
terbayang dalam hidupnya ada seorang manusia, apalagi ia adalah wanita,
yang memiliki nurani begitu tega, begitu keji. Tidak pernah terjadi
dalam
hidupnya, ada wanita yang melakukan perbuatan sekeji itu. Akhirnya ulama
itu berkata, “Anda harus memohon ampun kepada Allah, karena hanya Dialah
yang
bisa mengampuni dosa Anda.”

Bumi menolaknya. Setelah beberapa lama, sekitar tujuh hari kemudian
ulama
tidak mendengar kabar selanjutnya dari Sarah. Akhirnya ia mencari tahu
dengan menghubunginya melalui telepon. Ia berharap Sarah telah bertobat
atas segala yang telah diperbuatnya. Ia berharap Allah akan mengampuni
dosa
Sarah, sehingga Rahmat Allah datang kepadanya. Karena tak juga
memperoleh
kabar, ulama itu menghubungi keluarga Hasan di mesir. Kebetulan yang
menerima telepon adalah Hasan sendiri. Ulama menanyakan kabar Sarah,
ternyata kabar duka yang diterima ulama itu.

“Ummi sudah meninggal dua hari setelah menelpon ustad,” ujar Hasan.
Ulama
itu terkejut mendengar kabar tersebut. “Bagaimana ibumu meninggal,
Hasan ?”.
tanya ulama itu. Hasanpun akhirnya bercerita :

Setelah menelpon sang ulama, dua hari kemudian ibunya jatuh sakit dan
meninggal dunia. Yang mengejutkan adalah peristiwa penguburan Sarah.
Ketika tanah sudah digali, untuk kemudian dimasukkan jenazah atas ijin
Allah,
tanah itu rapat kembali, tertutup dan mengeras. Para penggali mencari
lokasi
lain untuk digali. Peristiwa itu terulang kembali. Tanah yang sudah
digali
kembali menyempit dan tertutup rapat. Peristiwa itu berlangsung begitu
cepat, sehingga tidak seorangpun pengantar jenazah yang menyadari bahwa
tanah itu kembali rapat. Peristiwa itu terjadi berulang-ulang.
Para pengantar yang menyaksikan peristiwa itu merasa ngeri dan
merasakan
sesuatu yang aneh terjadi. Mereka yakin, kejadian tersebut pastilah
berkaitan dengan perbuatan si mayit.

Waktu terus berlalu, para penggali kubur putus asa dan kecapaian karena
pekerjaan mereka tak juga usai. Siangpun berlalu, petang menjelang,
bahkan
sampai hampir maghrib, tidak ada satupun lubang yang berhasil digali.
Mereka
akhirnya pasrah, dan beranjak pulang. Jenazah itu dibiarkan saja
tergeletak
di hamparan tanah kering kerontang.

Sebagai anak yang begitu sayang dan hormat kepada ibunya, Hasan tidak
tega
meninggalkan jenazah orang tuanya ditempat itu tanpa dikubur. Kalaupun
dibawa pulang, rasanya tidak mungkin. Hasan termenung di tanah
perkuburan
seorang diri. Dengan ijin Allah, tiba-tiba berdiri seorang laki-laki
yang
berpakaian hitam panjang, seperti pakaian khusus orang Mesir. Lelaki
itu
tidak tampak wajahnya, karena terhalang tutup kepalanya yang menjorok
ke
depan. Laki-laki itu mendekati Hasan kemudian berkata padanya,” Biar aku
tangani jenazah ibumu, pulanglah!”. kata orang itu.

Hasan lega mendengar bantuan orang tersebut, Ia berharap laki-laki itu
akan
menunggu jenazah ibunya. Syukur-syukur mau menggali lubang untuk
kemudian
mengebumikan ibunya. “Aku minta supaya kau jangan menengok ke belekang,
sampai tiba di rumahmu, “pesan lelaki itu. Hasan mengangguk, kemudian ia
meninggalkan pemakaman. Belum sempat ia di luar lokasi pemakaman,
terbersit
keinginannya untuk mengetahui apa yang terjadi dengan kenazah ibunya.
Sedetik kemudian ia menengok ke belakang. Betapa pucat wajah Hasan,
melihat jenazah ibunya sudah dililit api, kemudian api itu menyelimuti
seluruhtubuh ibunya. Belum habis rasa herannya, sedetik kemudian dari
arah yang
berlawanan, api menerpa wajah Hasan. Hasan ketakutan. Dengan langkah
seribu,
ia pun bergegas meninggalkan tempat itu.

Demikian yang diceritakan Hasan kepada ulama itu. Hasan juga mengaku,
bahwa
separuh wajahnya yang tertampar api itu kini berbekas kehitaman karena
terbakar. Ulama itu mendengarkan dengan seksama semua cerita yang
diungkapkan Hasan. Ia menyarankan, agar Hasan segera beribadah dengan
khusyuk dan meminta ampun atas segala perbuatan atau dosa-dosa yang
pernah
dilakukan oleh ibunya. Akan tetapi, ulama itu tidak menceritakan kepada
Hasan, apa yang telah diceritakan oleh ibunya kepada ulama itu.

Ulama itu meyakinkan Hasan, bahwa apabila anak yang soleh itu memohon
ampun
dengan sungguh-sungguh, maka bekas luka di pipinya dengan ijin Allah
akan
hilang. Benar saja, tak berapa lama kemudian Hasan kembali mengabari
ulama
itu, bahwa lukanya yang dulu amat terasa sakit dan panas luar biasa,
semakin
hari bekas kehitaman hilang. Tanpa tahu apa yang telah dilakukan ibunya
selama hidup, Hasan tetap mendoakan ibunya. Ia berharap, apapun
perbuatan
dosa yang telah dilakukan oleh ibunya, akan diampuni oleh Allah SWT.

Semoga kisah nyata dari Mesir ini bisa menjadi pelajaran bagi kita
semua.
Uang Rp 50.000 atau S$50 kelihatan begitu besar bila dibawa ke kotak
derma masjid, tetapi begitu kecil bila kita bawa ke supermarket. .. 45
menit terasa gampang kita habiskan.selain itu
terlalu lama untuk berzikir tapi betapa pendeknya waktu itu untuk
pertandingan bola sepak..berkumpul bersama shabat,dugem dll, Semua insan
ingin memasuki syurga tetapi tidak banyak yang berfikir dan berbicara
tentang bagaimana untuk memasukinya.

Kita mengirimkan ribuan ‘jokes’ dan ‘suratberantai’ yg penuh maksiat
melalui e-mail
tetapi
bila! mengirimkan yang berkaitan dengan ibadah seringkali berfikir 2
atau 3 kali.

OLEH ITU JANGAN BIARKAN DIRI KITA INI MENJADI SEBAHAGIAN DARI KELUCUAN ini
TERSEBUT,
INSYA’ALLAH.
Wassalamualaikum Wr.Wb.