Resep Rempeyek Kacang

Bismillah,

CAM00175

Kalau tidak salah, setahun yang lalu saya pernah mencoba membuat rempeyek, dengan bekal browsing sana sini akhirnya dapat juga resep rempeyek kacang. Ternyata eh ternyata, setelah saya coba nih resep jadinya keras sekali bahkan suami saya tidak mau ikutan makan peyek kacang buatan saya..hikss

Ternyata eh ternyata, setelah saya browsing lagi, resep peyek kacang ternyata harus dikasih tepung kanji agar tidak keras. Finally, saya pun mencoba resep ini dan alhamdulillah resep yang saya uji coba ini akhirnya menjadi peyek kacang yang renyah, sedap dan tidak keras.

CAM00170

Dalam kamus saya, yang namanya peyek kacang haruslah terdapat kacang yang banyak, heheh, karena kalau tidak banyak kacang namanya bukan peyek kacang, itu dalam kamus saya lho, ndak tau deh klo pedagang peyek diluar sana, heheh. Jadi pada resep kali ini saya menambahkan banyak kacang pada peyek,hihih. Biar lega makan si kacang yang bersembunyi dalam rempeyek.
Baca lebih lanjut

Ini Mitos & Fakta Seputar ASI yang Perlu Anda Tahu

Bismillah..

Picture 2

Jakarta, Sudah diketahui bersama air susu ibu (ASI) adalah makanan yang paling sehat untuk bayi. Namun karena beberapa alasan ada ibu yang enggan memberikan ASI kepada bayinya. Terkait ASI memang ada mitos dan faktanya yang perlu Anda ketahui.

dr. Utami Roesli SpA SpA, IBCLC, FABM , IBCLC, FABM dalam talkshow ‘Ibuku, InspirASIku- a Tribute to #NenekASI’ yang digelar oleh Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) dan Save The Children Indonesia di FX Lifestyle X’nter Mall, Jl Sudirman, Jakarta, dan ditulis pada Selasa (25/12/2012) memaparkan mitos dan fakta seputar ASI, sebagai berikut:

Mitos: ASI pertama- colostrum, adalah susu basi yang tidak baik untuk bayi
Fakta: Colostrum mengandung lebih banyak zat kekebalan tubuh dan zat penting lainnya untuk ‘mematang’-kan usus.

“Jadi jangan dibuang colostrum ini, meskipun memang keluarnya hanya sedikit,” kata dr Utami.

Mitos: Payudara berukuran kecil tidak dapat menghasilkan ASI banyak
Fakta: Besar kecilnya payudara ditentukan banyak sedikit lemak, bukan jumlah kelenjar susu.

Mitos: ASI belum keluar pada hari 1 & 2 atau sedikit, perlu diberi formula /air gula supaya tidak kelaparan
Fakta: meski tidak terasa keluar, colostrum akan keluar sedikit cukup untuk kebutuhan bayi
2 x 24 jam tak diperlukan asupan makanan sebab dibekali dari kandungan ibu. Colostrum 1 – 2 hari pertama lebih untuk usus

Mitos: Formula yang mahal dapat menyamai ASI
Fakta: Formula semahal apapun tak dapat menyamai ASI sebab ASI cairan hidup yang selalu
berubah setiap saat sedang formula cairan mati yang tak pernah berubah

Mitos: Formula yang mengandung DHA dan AA akan membuat anak formula lebih pandai
Fakta: Lemak ASI sebagian besar adalah PUFA (lemak Ikatan Panjang) bakal DHA dan AA. Lemak
susu sapi lemak ikatan pendek dan medium hingga harus ditambah DHA dan AA, ASI cairan hidup
mengandung penyerap lemak selain zat lemak sedang formula cairan mati tergantung penyerapan di usus bayi yang masih sedikit

Mitos: Ibu yang minum banyak susu akan menghasilkan ASI banyak
Fakta: Banyak sedikit produksi ASI ditentukan banyak sedikitnya ASI dikeluarkan. Makin
banyak dikeluarkan makin banyak diproduksi, tidak dipengaruhi oleh makanan atau minuman ibu

Mitos: Ibu sakit harus berhenti menyusui karena bisa menularkan pada bayinya
Fakta: Ibu sakit tetap menyusui sebab ketika sakit, tubuh ibu membuat zat kekebalan
terhadap penyakitnya. Zat kekebalan ini disalurkan pada bayinya melalui ASI sehingga bayi tidak sakit.

Mitos: Sebelum menyusui puting susu dibersihkan dengan kapas air panas
Fakta: Puting susu dibersihkan dengan ASI yang diperah akan lebih baik karena mengandung zat kekebalan thd penyakit. Sedangkan air panas dikapas bisa membawa bakteri yang tidak ada zat kekebalan nya di ASI ibu.

Mitos: Bayimenangis berartiASInya kurang
Fakta: Menangis belum tentu bayinya lapar. Sebaliknya bayi yang menangis karena lapar, bayi ini sudah sangat lapar dan biasanya dia akan menolak menyusui.

Mitos: Menyusui menyebabkan payudara kendur
Fakta: Payudara kendur disebabkan kehamilan dan usia yang bertambah.

Mitos: Puting terbenam tak dapat menyusui
Fakta: Menyusu pada payudara, bukan pada puting susu.

Mitos: Memberi ASI mengganggu hubungan suami istri
Fakta: Lebih cepat kembali ke hubungan sebelum melahirkan.

(vit/vit)

sumber: detik.com

Hadist-hadist tentang Larangan Mengutuk atau Melaknat

Bismillah..

pink-rose-storm

Hadist-hadist tentang mengutuk dan melaknat orang lain ini saya dapatkan dari membaca artikel “Menjaga Lisan dari Mengutuk dan Melaknat” yang ditulis oleh al-ustadzah Ummu Ishaq al-atsariyah, berikut hadist-hadist tersebut dan semoga bisa bermanfaat untuk kita semua sebagai kaum mukminin yang ingin selamat didunia dan diakhirat.

Bukanlah seorang Mukmin itu seorang yang suka mencela, tidak pula seorang yang suka melaknat, bukan seorang yang keji dan kotor ucapannya.” (HR. Bukhari dalam Kitabnya Al Adabul Mufrad halaman 116 dari hadits Abdullah bin Mas’ud radhiallahu ‘anhu. Hadits ini disebutkan oleh Syaikh Muqbil bin Hadi Al Wadi’i hafidhahullah dalam Kitabnya Ash Shahih Al Musnad 2/24) “Tidak pantas bagi seorang shiddiq untuk menjadi seorang yang suka melaknat.” (HR. Muslim no. 2597)

Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda : “Orang yang suka melaknat itu bukanlah orang yang dapat memberi syafaat dan tidak pula menjadi saksi pada hari kiamat.” (HR. Muslim dalam Shahihnya no. 2598 dari Abi Darda radhiallahu ‘anhu)

Imam Abu Daud rahimahullah meriwayatkan dari hadits Abu Darda radhiallahu ‘anhu bahwasannya Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda :“Apabila seorang hamba melaknat sesuatu maka laknat tersebut naik ke langit, lalu tertutuplah pintu-pintu langit. Kemudian laknat itu turun ke bumi lalu ia mengambil ke kanan dan ke kiri. Apabila ia tidak mendapatkan kelapangan, maka ia kembali kepada orang yang dilaknat jika memang berhak mendapatkan laknat dan jika tidak ia kembali kepada orang yang mengucapkannya.

”NabiShallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda : “Janganlah kalian mencaci orang-orang yang telah meninggal karena mereka telah sampai/menemui (balasan dari) apa yang dulunya mereka perbuat.” (HR. Bukhari dalam Shahihnya dari hadits ‘Aisyahradhiallahu ‘anha)

(Dikutip dari MUSLIMAH Edisi 37/1421 H/2001 M Rubrik Akhlaq, MENJAGA LISAN DARI MELAKNAT Oleh : Ummu Ishaq Al Atsariyah. Terjemahan dari Kitab Nasihati lin Nisa’ karya Ummu Abdillah bintu Syaikh Muqbil Al Wadi’iyyah dengan beberapa perubahan dan tambahan)

 Sumber: http://www.darussalaf.or.id/stories.php?id=16

Artikel lengkapnya bisa di lihat disini

 

 

Nasehat Muadz bin Jabal radhiyallahu’anhu tentang menuntut ilmu

Bismillah..
Image

MasyaALLAH setelah membaca nasehat ini, rasanya hati ini selalu tersirami dan merasa haus untuk selalu menuntut ilmu agama. Nasehat dibawah ini adalah nasehat dari seorang ahlul ilmi yang sangat menjunjung tinggi ilmu Dien. Berikut nasehat yang sangat berharga untuk kita teladani..

Pelajarilah Ilmu, karena mempelajarinya karena Allah adalah khasyah, Menuntutnya adalah ibadah, mempelajarinya adalah Tasbih, mencarinya adalah Jihad, Mengajarkannya kepada orang yang tidak mengetahui adalah Shadaqah, menyerahkan kepada ahlinya adalah Taqarrub. Ilmu adalah teman dekat dalam kesendirian dan sahabat dalam kesunyian.

– Muadz bin Jabal radhiyallahu’anhu

Subhanallahu..mari kita lebih giat menuntut ilmu agama agar kelak bisa menyelamatkan kita baik didunia dan diakhirat kelak..insyaALLAH..aamiin..

Pengkhianatan Syiah dalam Lembaran Sejarah (bagian 1)

Berabad-abad lamanya sekte Syi’ah menyebarkan penyimpangan akidah di tengah umat. Terkhusus perbuatan mengafirkan para sahabat Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bahkan termasuk istri-istri beliaushallallaahu ‘alaihi wa sallam. Berangkat dari akidah yang menyimpang tersebut, terjadilah apa yang terjadi seperti pengkhianatan dan pembantaian terhadap kaum muslimin.

Tulisan berikut ini menghadirkan sejarah pengkhianatan dan pembantaian yang dilakukan kaum Syi’ah terhadap kaum muslimin berdasarkan fakta. Disuguhkan dari sejumlah karya tulis para ulama, di antaranya adalah kitab al-Bidayah wan Nihayah karya Imam Ibnu Katsir, seorang ulama besar bermadzhab Syafi’i.

Pengkhianatan Daulah Qaramithah

Daulah Qaramithah dinisbahkan kepada Hamdan Qarmath, pemimpin mereka. Didirikan oleh Abu Said al-Jannabi tahun 278 H berpusat di Bahrain. Mengusung pemikiran Syi’ah Ismailiyyah, ideologi sesat yang meyakini imamah (kepemimpinan) Ismail bin Ja’far as-Shadiq. Daulah ini berkuasa selama 188 tahun. Menguasai daerah Ahsa’, Hajar, Qathif, Bahrain, Oman, dan Syam.

Pada tahun 294 H, Qaramithah dipimpin Zakrawaih menghadang kepulangan jamaah haji dan menyerang mereka pada bulan Muharram. Terjadilah peperangan besar kala itu. Di saat mendapat perlawanan sengit, Syi’ah Qaramithah menarik diri dengan nada bertanya, “Apakah ada wakil sultan di antara kalian?”

Jamaah haji menjawab, “Tidak ada seorang pun (yang kalian cari) di tengah-tengah kami.” Qaramithah lalu berujar, “Maka kami tidak bermaksud menyerang kalian (salah sasaran).” Peperangan pun berhenti. Sesaat kemudian, ketika jamaah haji merasa aman dan melanjutkan perjalanannya, maka para pengikut Syi’ah kembali menyerang mereka.

Banyak jamaah haji yang terbunuh disana. Adapun mereka yang melarikan diri, diumumkan akan diberi jaminan keamanan oleh Syi’ah. Ketika sisa jamaah haji tadi kembali, maka pasukan Syi’ah berkhianat dan membunuh mereka.

Peran kaum wanita Syi’ah pun tidak kalah sadisnya. Paska perang, kaum wanita Syi’ah mengelilingi tumpukan-tumpukan jenazah dengan membawa geriba air. Mereka menawarkan air tersebut di tengah-tengah korban perang. Apabila ada yang menyahut, maka langsung dibunuh. Jumlah jamaah haji yang terbunuh saat itu mencapai 20.000 jiwa, ditambah dengan harta yang dirampas mencapai dua juta dinar.Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.

Pada tahun 312 H, Qaramithah dipimpin Abu Thahir, putra Abu Said, menyerang jamaah haji asal Baghdad ketika pulang dari Mekah pada bulan Muharram. Mereka membunuh dan merampas hewan-hewan bawaan jamaah haji tersebut. Adapun sisa jamaah haji, ditinggalkan begitu saja sehingga mayoritasnya mati kehausan di tengah teriknya matahari.

Pada tahun 315 H, Qaramithah berjumlah 1.500 tentara dipimpin oleh Abu Thahir maju menuju Kufah pada bulan Syawwal. Mereka dihadapi oleh pasukan Khalifah saat itu sebanyak 6.000 tentara. Walhasil, pasukan Syi’ah memenangkan peperangan dan berhasil membunuh mayoritas pasukan Kufah.

Pada tahun 317 H, Qaramithah sebanyak 700 tentara dipimpin Abu Thahir, yang berumur 22 tahun, mendatangi Mekah saat musim haji. Selanjutnya, mereka membunuh jamaah haji yang sedang menunaikan manasiknya. Sementara itu, Abu Thahir duduk di depan Ka’bah dan berseru, “Aku adalah Allah, demi Allah, aku menciptakan seluruh makhluk dan yang mematikan mereka.”

Abu Thahir segera memerintahkan pasukannya untuk mengambil pintu Ka’bah, dan menyobek-nyobek tirai Ka’bah. Salah seorang tentaranya memanjat Ka’bah untuk mengambil talangnya, namun tewas terjatuh. Ia juga memerintahkan salah satu tentaranya untuk mengambil Hajar Aswad.Tentara tersebut mencongkelnya dan dengan angkuhnya berseru, “Mana burung yang berbondong-bondong itu? Mana pula batu dari neraka Sijjil (yang menimpa pasukan Raja Abrahah yang hendak menghancurkan Ka’bah menjelang masa kelahiran Nabi)?” Setelah berlalu enam hari, mereka pulang membawa Hajar Aswad.

Gubernur Mekah dengan dikawal pasukannya segera menemui pasukan Syi’ah tersebut di tengah jalan. Berharap agar mereka mau mengembalikan Hajar Aswad dengan imbalan harta yang banyak. Namun Abu Thahir tidak menggubrisnya. Terjadilah peperangan setelah itu.

Pasukan Qaramithah menang dan membunuh mayoritas yang ada di sana. Lalu melanjutkan perjalanan pulang ke Bahrain dengan membawa harta rampasan milik jamaah haji. Setelahnya, dibuatlah maklumat menantang umat Islam bila ingin mengambil Hajar Aswad tersebut, bisa dengan tebusan uang yang sangat banyak atau dengan perang.

Hajar Aswad pun berada di tangan mereka selama 22 tahun. Mereka lalu mengembalikannya pada tahun 339 H, setelah ditebus dengan uang sebanyak 30.000 dinar oleh al-Muthi’ Lillah, seorang khalifah Daulah Abbasiyyah.

Pengkhianatan Daulah Fathimiyyah

Pengkhianatan dan kejahatan Syi’ah senantiasa berulang dari masa ke masa. Tulisan berikut ini mengupas sejarah hitam Daulah Fathimiyyah dan yang semisalnya.

Sekilas tentang Daulah Fathimiyyah

Daulah ini didirikan pada tahun 287 H berpusat di Maroko, selanjutnya pindah ke Mesir. Mengusung pemikiran Syi’ah Ismailiyyah, ideologi sesat yang meyakini imamah Ismail bin Ja’far ash-Shadiq. Daulah Fathimiyyah berkuasa selama 280 tahun. Menguasai Syam, Mesir, Nablus, Asqalan, Beirut, Sis, dan sekitarnya.

Para khalifah yang memegang Daulah Fathimiyyah berjumlah 14 khalifah. Pendiri sekaligus khalifah pertama daulah ini bernama Ubaidullah. Dahulu, dia adalah seorang pandai besi beragama Yahudi.

Setelah masuk Islam, mengaku sebagai Imam Mahdi keturunan Fathimah radhiyallahu ‘anha putri Nabishallallaahu ‘alaihi wa sallam. Karenanya, daulah ini disebut sebagai Daulah Fathimiyyah.

Adapun khalifah terakhir daulah ini adalah al-’Adhidh bin Yusuf. Dia meninggal pada tahun 567 H di Mesir. Dengan itu maka berakhir pula masa pemerintahan Daulah Fathimiyyah. Pada perkembangannya, para ulama Ahlus Sunnah mengafirkan kelompok ini dan menyatakan Daulah Fathimiyyah sebagai negara kafir yang wajib diperangi.

Prahara pada Tahun 362 H – 363 H

Pada tahun 362 H, setelah mengadakan kesepakatan bersama dengan Jauhar ash-Shiqalli yang ditandatangani pada tahun 358 H, memperbolehkan para pengikut Syi’ah berpindah dari Maroko menuju Mesir. Dengan syarat, tidak menyebarkan akidah Syi’ah kepada penduduk Mesir.

Ternyata orang-orang Syi’ah telah mengkhianati isi perjanjian bilateral tersebut. Dengan didukung ulama besar Syi’ah yang bernama Abu Abdillah asy-Syi’i dari Yaman, mereka secara perlahan mulai menyebarkan penyimpangan akidah. Hingga banyak dari penduduk Mesir yang terpengaruh oleh paham tersebut.

Posisi kehakiman dan jabatan penting ditempati orang-orang Syi’ah. Masjid-masjid jami’ menjadi pusat dakwah Syi’ah. Ajaran seperti adzan ala Syi’ah, hari kematian Husain z, dan mencela sahabat Nabishallallaahu ‘alaihi wa sallam pun menjadi semarak.

Pada tahun 363 H, seorang ulama Ahlus Sunnah bernama Abu Bakar an-Nablusi ditangkap oleh gubernur Damaskus, setelah terpaksa menyelamatkan diri dari Ramalah menuju Damaskus. Lalu beliau dimasukkan kurungan dan dibawa ke Mesir.

Pemimpin di kala itu yang bernama al-Mu’iz bertanya, “Aku mendengar laporan bahwa engkau menyatakan, ‘Kalau seandainya aku memiliki sepuluh anak panah, niscaya aku akan lepaskan sembilan di antaranya ke barisan Romawi dan satu anak panah sisanya ke arah penduduk Mesir (para pengikut Syi’ah).”

Abu Bakar menjawab, “Aku tidak mengatakan hal itu.” Al-Mu’iz menyangka bahwasanya beliau menarik ucapannya, sehingga al-Mu’iz kembali bertanya, “Lalu apa yang kau katakan?” Beliau menjawab, “Aku menyatakan bahwasanya selayaknya aku lepaskan sembilan anak panah ke arah kalian (Syi’ah), barulah anak panah yang kesepuluh ke arah Romawi.”

Al-Mu’iz bertanya keheranan, “Mengapa demikian?”, “Karena kalian mengubah agama umat (Islam), membunuh orang-orang shalih, memadamkan cahaya Ilahi, dan mengaku-ngaku tentang sesuatu yang tidak kalian miliki,” tegas beliau. Maka pernyataan ini membuat beliau dihukum.

Hari pertama, diumumkan vonis hukuman atas beliau. Lalu dicambuk dengan keras pada hari kedua. Pada hari ketiga, dikupas kulitnya sementara beliau membaca Al-Qur`an. Seorang Yahudi diperintahkan untuk mengulitinya. Ketika sampai pada bagian jantungnya, si Yahudi tersebut merasa iba, lalu mengambil pisau dan menikam beliau hingga meninggal.

Prahara pada Tahun 395 H – 450 H

Pada tahun 395H, seorang pemimpin yang bernama al-Hakim Biamrillah menetapkan undang-undang sesuai dengan paham Syi’ah. Dia memerintahkan untuk memahat dinding-dinding masjid, pasar-pasar, jalan-jalan raya, dan lainnya dengan tulisan berisi pelecehan terhadap sahabat Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam.

Pada tahun 450 H, kota Baghdad diserang oleh pasukan Syi’ah pimpinan Arsalan al-Basasiri pada bulan Dzulqa’dah. Mereka datang dengan membawa panji-panji Mesir berwarna putih. Penduduk Karkh yang beraliran Syi’ah segera menemui pasukan tersebut. Kemudian, orang-orang Syi’ah di sana melakukan penjarahan secara massal.

Mereka menjarah rumah-rumah kaum muslimin yang ada di kota Basrah. Bahkan menjarah seluruh isi rumah dari Hakim Agung yang bernama Abdullah al-Damighani, lalu menjual hasil jarahan tersebut kepada para pedagang.

Lebih dari itu, orang-orang Syi’ah menangkap seorang menteri yang bernama Ibnu Maslamah. Mereka mengaraknya, mencacinya, bahkan mengaitkan besi di mulutnya dan menariknya ke atas tiang kayu. Lalu mereka memukulinya sampai senja hari hingga beliau meninggal saat itu.

Ibnu Maslamah berkata menjelang wafatnya, “Segala puji bagi Allah yang menghidupkanku dalam keadaan bahagia dan mematikan aku sebagai syahid.”

Wallaahu a’lam bish shawab.

Bersambung Insya Allah…

 

Hii! Ini Racun-racun yang Dihisap Para Perokok

Image

Jakarta, Merokok sama halnya memasukkan berbagai racun berbahaya ke dalam tubuh. Namun meski sudah tahu bahayanya, perokok seperti hanya bergeming dan terus saja menghisap asap tembakau yang penuh racun. Ini dia racun-racun yang masuk ke dalam tubuh ketika perokok menghisap batang tembakaunya.

Umumnya tidak ada satu pun organ di dalam tubuh yang tidak terpengaruh oleh asap rokok, karenanya hampir semua bagian tubuh bisa rusak oleh rokok. Hal ini karena di dalam satu batang rokok mengandung 4.000 senyawa kimia yang 40 diantaranya termasuk racun (toksik) atau karsinogenik (bisa menyebabkan kanker).

Berikut beberapa diantara racun yang masuk ke tubuh ketika perokok menghisap rokoknya, seperti dilansir Asiaone, Selasa (11/12/2012):

1. Acetone (aseton), yang biasanya digunakan untuk penghapus kuteks atau pewarna kuku.
2. Acetic Acid (asam asetat), zat kimia yang terkandung dalam pewarna rambut.
3. Acrolein, sebelumnya digunakan sebagai senjata kimia.
4. Ammonia, biasa digunakan untuk bahan pembersih rumah tangga.
5. Arsenic (arsenik), biasa digunakan untuk racun tikus.
6. Benzene (benzena), yang digunakan untuk bahan pelarut industri.
7. B-napthylamine, digunakan dalam pembuatan pewarna dan karet.
8. Butane, digunakan untuk cairan bahan bakar korek api.
9. Cadmium (kadmium), terkandung dalam batu baterai.
10. Carbon Monoxide (karbon monoksida), dikeluarkan dalam asap buangan mobil.
11. Chromium (kromium), digunakan untuk memproduksi pewarna, cat dan paduan formaldehida cairan pembalseman.
12. Hexamine, ditemukan dalam cairan bahan bakar korek api.
13. Hydrogen cyanide (hidrogen sianida), digunakan untuk industri pestisida.
14. Lead (timbel), digunakan untuk baterai.
15. Napthalene, ditemukan pada kapur barus.
16. Mercury (merkuri), cairan logam pada termometer.
17. Methanol, komponen untuk untuk bahan bakar roket.
18. Nikotin, juga digunakan untuk insektisida.
19. Nitrosamine, ditemukan di deterjen yang keras. Umumnya digunakan sebagai mesin degreaser.
20. Polonium-210, elemen radioaktif tingkat tinggi.
21. Tar, sebagai bahan untuk pembuatan paving jalan.
22. Toluene, digunakan untuk industri cat.
23. Vinyl Chloride, digunakan untuk membuat plastik.

Sumber: detik.com

ALHAMDULILLAH, ternyata puasa Ramadhan sangat besar manfaatnya..

Bismillah..

ramadhan

 

Memang sudah rahasia umum kalau puasa Ramadhan sangat bermanfaat bagi tubuh manusia khususnya umat muslim. Terbukti bahwa puasa Ramadhan menjadi inspirasi para pakar kesehatan untuk meneliti manfaat dari puasa Ramadhan. However, sebesar apapun puasa Ramadhan untuk tubuh manusia, kita harus tetap meniatkan ibdadah puasa Ramadhan dengan menharapkan pahala sebanyak-banyaknya dari ALLAH azza wajalla. Artikel dibawah ini saya copas dari kompas.com, monggo silahkan dibaca.

 

KOMPAS.com – Banyak pakar diet yang mengatakan bahwa sebaiknya kita mengurangi konsumsi karbohidrat pada malam hari, jika tak ingin tubuh jadi gampang melar. Karbohidrat, seperti nasi, pasta, atau roti, sebaiknya dikonsumsi untuk sarapan dan makan siang saja.

Hal ini membuat karbohidrat seolah-olah punya semacam “jam malam”, yaitu tak boleh dikonsumsi selepas pukul 18.00. Anda juga disarankan untuk lebih banyak mengonsumsi protein, yang katanya bisa membantu kita kenyang lebih lama.

Pengaturan makan seperti ini memang menjadi populer karena mudah dipahami dan mudah pula dilakukan. Malahan, orang-orang yang menerapkan cara makan seperti ini jadi merasa tidak gampang kembung dan lebih berenergi.

Namun menurut penelitian baru dari Institute of Biochemistry, Food Science and Nutrition di Hebrew University, Yerusalem, kalau Anda ingin benar-benar menurunkan berat badan sebaiknya Anda melakukan hal yang sebaliknya.

Tim peneliti yang dipimpin oleh Sigar Sofer melakukan eksperimen terhadap 78 perwira polisi. Mereka dibagi dalam dua kelompok: kelompok yang mengonsumsi karbohidrat hanya pada malam hari, dan kelompok yang mengonsumsi karbohidrat sepanjang hari namun tetap dengan pengawasan peneliti.

Terlihat, mereka yang mengonsumsi karbohidrat pada malam hari akan menyebabkan leptin (hormon yang membantu kita merasa kenyang) meningkat pada pagi dan siang hari, sedangkan ghrelin (hormon yang memicu rasa lapar) akan ditekan, lalu memuncak pada malam hari.

Responden yang makan karbo pada malam hari juga dilaporkan merasa tidak begitu lapar sepanjang siang. Mereka ternyata memiliki lemak tubuh yang lebih rendah dan kadar gula darah dan lemak darah yang lebih baik daripada kelompok yang tetap dikontrol, sehingga menurunkan risiko mengembangkan sindrom metabolik.

Penelitian ini sebenarnya diadakan karena “terinspirasi” puasa Ramadhan di mana orang muslim berpuasa pada pagi hingga sore hari, dan makan makanan yang tinggi karbohidrat pada malam hari. Pengaturan makan tersebut ternyata menimbulkan perubahan jumlah leptin yang diproduksi oleh tubuh.

Oleh karena itu, muncul wawasan baru bahwa mungkin pola diet seperti ini justru menguntungkan, yaitu mengonsumsi karbohidrat lebih sedikit pada pagi dan siang hari, dan mengonsumsinya lebih banyak setelah pukul 17.00. Bahkan para peneliti juga menyarankan pola diet ini baik untuk orang-orang yang berisiko mengidap diabetes atau penyakit kardiovaskuler akibat obesitas.

Studi yang dimuat di jurnal Nutrition, Metabolism & Cardiovascular Diseases ini juga menerangkan bahwa Anda hanya perlu membatasi porsi makanan Anda. Kemudian, perhatikan pilihan karbohidratnya. Takaran seporsi makanan berkarbohidrat adalah selembar roti atau secangkir nasi atau pasta yang sudah matang. Porsi yang lebih besar bisa membuat gula darah melonjak, dan akhirnya meningkatkan produksi insulin (hormon yang mendorong tubuh menyimpan kelebihan kalori sebagai lemak).

Selain itu, pilih karbohidrat yang kaya serat ketimbang roti putih, sereal, dan pasta yang gizinya lebih sedikit namun kalorinya sama besarnya.

Source: koran kompas